aku masih ingin berkubang, jangan halangi aku.
aku tau ini perih, ini juga sakit kok. tapi, biarkan aku lakukan apa yang aku mau.
sampai aku bosan, sampai aku bisa naik sendiri.
aku tau ini sudah tidak bisa di toleransi lagi, namun sekali lagi tolong dengarkan aku..
aku masih belum bosan berkubang di dalam kesakitan.
aku pernah di angkat naik, tapi aku dijatuhkan lagi.
aku pernah di ajak bangkit, tapi aku terlempar kembali.
jadi, apakah kamu bisa menjamin bahwa aku tidak akan jatuh lagi ketika kamu sudahberhasil membantuku untuk naik lagi? untuk bangkit kembali?
karena cinta itu seperti gelas, ada kalanya dia didiamkan, ada kalanya dia digunakan, lalu dicuci lalu digunakan lagi, lalu dicuci lagi lalu digunakan lagi..
karena seseorang yang membantuku bangkit adalah seseorang yang akan menjatuhkanku di kemudian hari, aku yakin ituu..
dan dia yang menyembuhkan lukaku adalah dia yang memberi luka baru pada akhirnya..
jadi, mungkin seperti ini..
jangan bersedih, karena akan ada pelangi setelah hujan..
iyaaa.. pelangi ada setelah hujan, tapi apa kamu yakin bahwa pelangi akan selamanya ada di langit? seberapa lama waktu yang diperlukan pelangi untuk bertengger di genteng langit? tidak lama.
lalu ketika kamu ingin melihat pelangi yang baru, apa yang harus kamu lakukan? menanti hujan? seperti itu??
kamu tau aku benar-benar telah muak, sungguh everybody can't be trusted..
No comments:
Post a Comment