Monday, 19 August 2013

jemari kaku

malam ini aku tidak bisa tidur, aku hanya sedang mengingat kamu, kamu yang sudah melemparkan aku kedalam lembah dusta penuh derita.
bukan berarti aku bebas untuk berlari sekarang, ada tugas besar yang harus aku selesaikan. aku tidak tahu mengapa membaca teks darimu yang telah hampir tiga tahun yang lalu itu terasa sangat manis. ada rasa yang tidak dapat aku definisikan..
kamu, masih memiliki tempat yang spesial di hati, yang hingga saat ini belum bisa tergantikan..

kamu adalah pengukir yang paling indah, buktinya untuk waktu yang tidak singkat sekali pun aku masih mempunyai hati yang siap untuk kau pahat, masih rapi dan tak ku biarkan seorang pun memasukinya.
aku hanya rindu..
melihatmu dengan ekspresi seperti anak kecil yang bau kencur itu, merengek dan memintaku untuk tetap tinggal.. aku menepati itu semua, aku masih merasa kamu juga seharusnya masih bisa menjada janji yang pernah kta ikrarkan.

ada rasa sakit yang sulit untuk diterjemahkan..
ada rasa cemburu yang sedikit mengganjal di hati, tapi apa kuasaku?
entahlah, yang jelas seharusnya aku bisa melupakanmu secara secerdaha mengingat aku pula bisa mencintaimu secara sederhana.

No comments:

Post a Comment